Posts

Showing posts with the label Ayah

Untukmu ayah ibuku yang telah memilih tuk berpisah

Image
Untukmu ayah ibuku yang telah memilih tuk berpisah Ayah..kau dimana?mengapa kita tidur terpisah selama ini?dulu kau selalu memelukku saat aku menangis ..terbangun tengah malam..kau selalu mengusap punggung dan kepalaku....ayah Apakah kita akan terpisah selamanya?saat aku terbangun ayah dan ibu selalu ada d sampingku..memakaiakanku baju dan menyuapiku bubur.kita selalu makan bersama dan sekarang kita terpisah jauh...ayah.makan pun kita tak pernah bersama lagi.bahkan tuk tertawa..tersenyum pun kita tak bersama lagi ayah... Ayah..ibu pilihan yang kalian pilih sungguh menyakiti bathinku.aku terlahir untuk kalian sayangi..bukan tuk alasan perpisahan kalian.aku bukan terlahir tuk mencari kasih sayang tapi kalianlah yang seharusnya memberikannya untukku..karena ego kalian aku menjadi terombang ambing oleh kehidupan ..hanya untuk mencari kasih sayang kalian. Ayah..ibu.. Aku tidak tau permintaan kalian pada tuhan.mungkin kalian ingin menemukan cinta sejati kalian..kemudian menikah l

Manafkahi Orang Tua

Image
Orang tua tidak takut miskin memberi nafkah pada anaknya saat membesarkan mereka. Tapi banyak anak sering takut kekurangan saat menanggung orang tuanya dimasa tuanya. 😢 Lihat diri kita saat ini, Sehebat apapun, Suksespun setinggi langit, tapi tanpa doa restu orang tua yang membesarkan kita maka tidak akan ada ketenangan, keberkahan & kebahagiaan dalam hidup. 😢 Uang bisa dicari, ilmu bisa digali jabatan bisa kita raih tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang kembali. 😰 Satu ibu, bisa merawat tujuh anaknya tapi tujuh orang anak belum tentu bisa membahagiakan satu orang ibu. 😰 Satu ayah, bisa menghidupi 7 anaknya tapi tujuh orang anak belum tentu dapat menghidupi satu orang ayah. 😰 Sesekali tengoklah orang tuamu, tatap wajahnya ketika ia terlelap tidur lihat kerutan di wajahnya, lihat rambutnya yang kini mulai memutih, lihat badannya, yang dulu tegap kini mulai membungkuk, semua telah berubah termakan waktu tapi tidak dengan

Renungan Seorang Anak

Image
Senja mengurungku dikeheningan Membalut anganku dalam kesedihan Entah bagaimana caraku melepaskan diri Terbebas dari penderitaan yang tak bertepi Kala ku tatap gelapnya malam Terlihat hanya ada satu titik yang terang Ya... Dialah bintang yang tenang Tengah temaniku dalam kesedihan Aku yang tengah teruji dari kerasnya hidup ini Pernah terpikir untuk lari dari kenyataan Namun cita dan ego memaksaku untuk bertahan Tersungkur aku diatas sajadahmu Berlinangan air mata teringat dosa Ingin ku kembali ke rahim ibu Menghapus semuanya yang pernah ada Bunda....  Begitu banyak waktu yang telah kau lalui Hanya untuk merawatku hingga sebesar ini Begitu banyak waktu tidurmu yang terbuang Hanya untuk menenangkan tangisku dilarut malam Engkau rela tertahan dari rasa lapar Hanya untuk menjaga tidurku Bahkan seharian tidak makanpun kau lakukan Hanya untuk merawat dan menjagaku ketika sakit Ayah.... Begitu banyak waktu yang kau buang Hanya untuk menuruti keinginanku